
Dokumen pekerjaan atau tugas kuliah merupakan bagian dari dokumen-dokumen penting. Oleh karena itu, banyak pengguna Microsoft Word yang menjaga dengan hati-hati setiap dokumen penting yang dimilikinya tersebut. Banyak sekali langkah pengamanan yang dapat Anda lakukan terhadap dokumen yang dianggap penting. Salah satunya adalah dengan mem-backup-nya. Dengan cara ini apabila dokumen utama rusak, terhapus, atau hilang akibat sesesuatu hal yang tidak diinginkan, Anda masih bisa menggunakan dokumen backup-nya. Pada trik kali ini, kita akan memberikan langkah untuk menyimpan dokumen sekaligus mem-backup-nya hanya dengan satu klik saja. Pertama-tama yang Anda lakukan adalah membuat sebuah folder backup di dalam drive "C:\". Buka Windows Explorer dan klik pada drive "C:\". Kemudian dari menu bar klik "File | New | Folder". Namakan folder baru tersebut dengan "Backups". Selanjutnya buka program Microsoft Word dari menu "Start". Di dalam lembar kerja klik "Tools | Macro | Visual Basic Editor" untuk menyalin makro yang sudah disediakan. Di dalam program Visual Basic Editor tersebut klik "Insert | Module". Salin list makro seperti yang tertera di dalam boks atau Anda dapat meng-copy-nya dari dalam file. Setelah tersalin dengan benar, jalankan perintah "Debug | Compile Project". Setelah itu simpan dan tutup program Visual Basic Editor untuk kembali ke lembar kerja. Sekarang Anda tinggal membuat sebuah tombol di dalam menu bar agar makro ini dapat diakses dengan cepat. Dari menu bar buka "Tools | Macro | Macros", dan klik pilihan "FileSave" di dalam "Macro Name". Selanjutnya di bagian kanan bawah klik "Organizer" dan pilih tab "Macro Project Items". Pastikan "Module1" berada di bagian "In Normal". Apabila "Module1" masih berada di bagian "In Document", Anda dapat mengklik tombol "Copy" untuk memindahkannya. Terakhir, klik "Close" untuk kembali lagi ke lembar kerja. Kini, untuk membuat tombolnya klik "Tools | Customize" dari menu bar dan pastikan Anda berada di dalam tab "Commands". Gulung ke bawah pada bagian "Categories" dan klik sekali pada pilihan "Macros". Di bagian "Commands" letakkan pilihan "Normal.Module1. FileSave" ke dalam menu bar melalui mouse dengan cara "Drag and Drop". Sebelum menutup Customize, klik kanan tombol baru tersebut untuk mengubah nama atau logonya. Apabila telah yakin dengan nama dan logonya, tutup "Customize". Dengan menutup "Customize" Anda telah selesai melakukan trik ini. Untuk menggunakannya, Anda cukup menekan tombol baru tersebut. Untuk dokumen baru, Anda harus menyimpannya dengan cara biasa terlebih dahulu, yaitu melalui pilihan “File | Save”. Selanjutnya dengan menekan tombol makro tersebut Anda dapat menyimpan update terbaru dari dokumen dan sekaligus
menyimpan backup-nya di dalam folder "Backups" pada drive "C:\". Selamat mencoba.

0 comments:
Post a Comment